Tempat berteduh
March 16th, 2009 by solenoidaCoba temukan!!!
Coba temukan!!!
Seorang sarjana yang paripurna adalah seorang yang tinggi ilmu, tinggi iman dan mengabdikan dirinya untuk perbaikan lingkungan sekitarnya.. Insya Allah bangsa dan negaranya… dan kalo bisa jangan kerja hanya buat numpuk2 uang…apalagi kerja buat orang asing yg lagi ngeruk kekayaan bangsa kita…
“KEPUASAN HATI TIDAK HANYA DIRAIH DARI PEMENUHAN MATERI SEMATA, TAPI JUGA DARI JERIH PAYAH YANG MEMBUAHKAN KEBERHASILAN DAN DAYA GUNA BAGI LINGKUNGAN SEKITAR” (sahabat di seberang)
Yup benar!!! Kita hidup tidak hanya seorang diri, kita hidup bukan untuk mementingkan diri sendiri dan kita hidup tidak bisa sendiri…… maka jangan suka menyendiri ya!!!
Alhamdulillah, kemarin tepatnya hari Minggu, 22 Februari 2009, pagi hari yang sejuk dan cukup dingin serta hujan deras yang mengguyur Bantul dan sekitarnya menjadi saksi atas dibukanya “sekolah rakyat”. Sebuah pengabdian dari temen2 muda/i bagi masyarakat. Walaupun masih sederhana dan terbatas sarananya, tidak menyuru tkan semangat kami dan adik2 tuk belajar bersama…
Mbak, guruku bahasa Inggris di sekolah galak, dadi aq ra mudeng….” , “Bu AAA le ngajar fisika cepet banget …… begitulah harapannya, disanalah adik2 kami mendapatkan tempat curhat uneg2 di sekolah. Kan biasane siswa takut dan malu untuk jujur dan mengemukakan pendapat, maka disinilah kami ingin menumbuhkan kepercayaan diri dan keberanian berbicara.
Oh ya, disini ipin bisa belajar jadi guru plus didaulat sebagai kepala sekolahnya, heee.. lumayan lah tuk menambah bekal menjadi pahlawan tanpa tanda jasa…Tuk temen2 yang bersedia terjun dalam program ini, salut tuk kalian…. mari amalkan ilmu yang qta peroleh! Kan mubadzir, sekolah lan kuliah saksuene namung ga ono manfaate tumrap liyane! betul-betul-betul! Semoga Allah Meridhoi perjuangan kita, amiin…
(bersambung)
. . .
Alhamdulillah, segala puji hanyalah milik Allah SWT, Yng menciptakan langit dan bumi beserta seluruh isinya, Tempat bergantung semua makhluk dan hanyalah kepada-NYa kita beribadah. Alhamdulillah ya Allah, atas semua Karunia dan Nikmat-Mu yang tak terhitung, yang setiap saat hamba-Mu ini menikmatinya….
Akhirnya selesai sudah tugas akademik sebagai mahasiswa S1. Kemarin pagi, medan ujian itu berlangsung dengan lancar. Yup, ujian skripsinya al bantuly. Sekali seumur hidup dan semoga terulang kesuksesan ini pada ujian tesis mendatang, amiiin. Alhamdulillah 6 sks ini dapat nilai A (nambah IPK dunk…….)
Oh ya, al bantuly ingin mengucapkan terima kasih kepada Panitia Ujian Skripsi, Dr Kamsul Abraha selaku ketua sekaligus pembimbing skripsi, yang sabar selama membimbing, seorang motivator dan penuh inspirasi, jasa-jasa bapak akan jadi kenangan. Dr Mitrayana selaku penguji I, hmm…. terimakasih pak atas revisinya, ternyata bapak tidak seperti yang teman bicarakan, yang memberikan nilai kurang dan pertanyaan yang sulit. Drs Eko Sulistyo, M.Si selaku penguji II atas berbagai pertanyaan yang lumayan angel jawabane. Ketika al bantuly menjawab dengan panjang lebar, bapak tanggapi dengan “jadi ga usah yang rumit2 penjelasannya, cukup ya memang harus begitu, ” tuingggg….
Juga kepada pasukan pendukung, adik dan teman2 semua, terima kasih telah memberikan dukungan dan semangat untuk tidak takut dan selalu optimis. Nuwun ya dik, telah dibawakan kamera dari bantul, semangat dunk belajarnya! Tuk Sholihun, nuwun telah menjadi kamerawan sehingga al bantuly dapat melihat tayangan ulangnya (heee.. sampae mumet lihat hasile, lha diskrit sih, kurang alus), ayo tesise ndang digarap! Nuwun juga tuk mbak Imel yang telah menemani adik, heee…. undangane yo mbak ojo lali! Tuk Agung, nuwun telah ngijinke markas tuk nginap dan lepi tuk mnyelesaikan ppt-ne, eh besok panggilanmu diganti yo, 3bowo ae, kan lueh keren! Juga kepada seluruh sahabat yang telah memberikan dukungan doa dan semangatnya, semoga Allah membalas kebaikan kita dengan Keridhoan-Nya, amiin.
Kepada mahasiswa angkatan 2004, lha kok kita kalah degan anak putri, mereka tinggal 3 yang belum pendadaran, sedangkan kita masih 13, ayo semangat euy…..! Yuk kita membuat sejarah angkatan 2004 dapat mengancurkan mitos mahasiswa fisika itu paling sue luluse plus dengan IPK biasa. Selamat kepada yang telah lulus tepat waktu dan IPK cumlaude!
Kepada anggota tim PKMP 2008 (Wibowo,A.T., Nugroho, M.D.D., Anwar, W. dan Pambudi, F.I.) terima kasih telah bergabung menemani dan membantu penilitian awal tentang SPR, oh ya pkm kita itu menjadi tesis S2 lho. Hee… masih ingat dengan banjir di lab kah……? Kepada mas Hadi, mitra penelitian SPR, terima kasih banget mas atas bantuannya…
Kepada Tim PLM-PBA Bantul, terutama kormator Marienna, mohon maaf bila proyek ini terganggu, karena sempat mengasingkan diri hampir dua minggu demi skripsi. Juga maaf kemarin tidak ikut penutupan di guningkidul (al bantuly juga penutupan proyek….) Tuk partner pak Ridwan, jazakallah atas kesabaran, bantuan dan semuanya. Alhamdulillah, penantian itu akhirnya berakhir sudah hari ini…. jadi ga teman2 ke Depoknya?
Tidak lupa kepada orang tua yang telah memberikan doa restu, terimakasih ayah, terima kasih ibu… Al bantuly berharap dapat membahagiakan ayah ibu! Semoga al bantuly menjadi anak sholeh, amiin….
(Studi kasus angkatan 2004……)
hmmm…. FISIKA…
kata orang,
pelajaran yang menjadikan stress dan pusing
menakutkan dan menegangkan
apalagi ditambah dengan guru/dosen yang
senyum saja masih enggan….
Kalau mahasiswa fisika….
hmmm…. tak jauh beda, mungkin sudah menyatu dalam dirinya mahasiswa fisika adalah berpenampang serius, obrolannya pun sekitar quantum, kalo tidak ya listrik magnet, medan aktivitasnya pun selain kuliah hanya kos dan perpus, lulus lama,…
^_^….
memang, itu kutemukan jejak lintasannya dalam ruang waktuku. Ketika ngobrol dan beraktifitas dengan teman2 seperjuangan dari yang paling lama sampai yang baru saja terjebak dalam tanggul fisika, cah fisika kok……..
Tapi kalau bicara tentang guru/dosen fisika, siapa yang tak kenal alm Prof Muslim, (semoga amal beliau diterima Allah SWT dan diampuni segala dosanya, amiin) setiap kali mengajar, senyum senantiasa hadir di kelas, seakan-akan fisika sama mudahnya dengan melempar dadu walaupun kami cuma bengong! Ya, teringat pertama kuliah perdana di MIPA UGM senin pagi hari yang cerah jam 7 lagi, beliau dengan semangatnya menyambut kami sebagai mahasiswa baru fisika! Juga guru/dosen lain pun tak ada yang tidak senyum saat mengajar, hanya mahasiswanya saja yang pasang muka masam…..
(kenangan bersama di pantai depok maret 2007, kapan lagi ya?)
….. saatnya untuk berubah!!!
berawal dari obrolan dengan adik angkatan yang jauh lebih muda dan lebih pintar, tapi tak lebih besar dariku… heeee. Rabu kemarin setelah seharian antri krs-an, dan baru dapat setelah ashar, kami menikmati cerahnya sore hari di bangku selasar….
Kalo bukan masalah nilai apalagi, saat-saat untuk menikmati usaha semester kemarin. Ia bilang…. ‘matakuliah **** (tidak boleh menyebut namanya, karena menyangkut nama dosen yang mengajar) yang dapat A cuma 3 dan salah satunya adalah aku, dan sederet matakuliah disebutkan satu-satu, dan… dengan senyum tentunya, ia termasuk seorang yang dapat nilai A….. padahal yang dapat E….(lihat saja sendiri). Coba bayangkan saat nilai-nilaiku jatuh tak bebas…, tiba-tiba ngobrol dengan teman yang semua matakuliah dapat A kecuali satu dapat B…. Astaghfirullohal ‘aldhim (ingat ya… kita tidak boleh iri dan dengki dengan nikmat yang dimiliki orang lain)
Hmmm…
Mahasiswa fisika, kita harus bangga…..
sebab tak semua orang mau berpredikat mahasiswa fisika
sebab kita adalah mahasiswa yang terpilih masuk prodi fisika
sebab kita dapat merenungi Keagungan dan Kebesaran Allah SWT sebagai Pencipta alam semesta
sebab kita termasuk mahasiswa yang berani mengambil pilihan, sanggup menghadapi tantangan dan tentunya menikmati indahnya fisika
(heheee…, semoga bukan saja karena terpaksa!)
Saat ini…kita perlu bersyukur….
sudah ada perintis yang berhasil melewati tanggul….
Kita ucapkan selamat untuk kangmas Sholihun dan Adhib yang telah mengakhiri masa lajangnya.. eh masa s1-nya dink…. dan juga teman2 yang akan wisuda secepatnya….
Juga kepada seluruh mahasiswa fisika yang IP-nya kemelut ehh..CUMLUDE! Selamat untuk kalian dan pertahankan…. (buktikan bahwa cah fisika IP-ne tidak selalu bernasib ‘nasakom’ ato ‘nanokom’)
Juga kepada seluruh mahasiswa fisika yang selalu ceria dan menebar senyum dimanapun dan kapanpun…. Perlihatkan kepada khalayak bahwa di fisika juga menyenangkan! (walaupun sakjane yo pancen mumet tenan di fisika, tapi tak boleh diperlihatkan!)
Juga kepada seluruh mahasiswa fisika yang aktif berorganisasi dan sederet aktivitas apapun… tunjukkan bahwa mahasiswa fisika juga bisa berprestasi dan unggul…. (wujudkan! cah fisika ora mung sibuk karo quantum thok tapi iso jadi juara olimpiade internasional dan juara PIMNAS ato yang lain, kpd tim PKM 2008, ayo berjuang!)
Juga kepada seluruh mahasiswa fisika yang telah berwiraswasta, menjadi trainer atau enterpreneur, atau berprofesi lain….. buktikan bahwa lapangan kerja mahasiswa fisika tidak hanya jadi dosen atau guru, tapi meliputi seluruh lini kehidupan…..
Juga kepada seluruh mahasiswa fisika yang masih bertahan….. Ayo semangat dan jangan menyerah…. Lejitkan potensi bersama fisika…..
MENJADI MAHASISWA FISIKA…. SIAPA TAKUTTT!!!
Sekarang senyumlah bersama mereka…^_^
………..!@#$%^&*()_+|”:}{?
marah???
boleh, tapi lihatlah apa ia bermanfaat bagiku?
Kesal???
ia tak menyelesaikan masalah! so lihatlah indahnya laut itu…
Jengkel???
hahaaa.. hanya membuat hati begitu sengsara….
Sedih???
marilah senyum dan lapangkan dada…..
Untuk diriku dan dirimu:
senyumlah kawan……
hari ini begitu indah dengan senyummu itu..
tak pantas hari yang cerah kau suramkan dengan
sedih, kesal, jengkel, apalagi sampai marah!!
NB: untuk diriku, tersenyumlah walaupun jamu itu pahit tapi ia akan menyegarkanmu! Keep spirit!
Pernahkah kita merenung bahwa
di sana ada saudara yang berpuasa tapi tidak tahu apakah dapat berbuka?
Pernahkah kita merenung bahwa
di sana ada saudara yang hidup dalam keterbatasan ditengah himpitan gempitanya kemewahan?
Pernahkah kita merenung bahwa
di sana ada saudara yang tidur beratapkan langit dan beralaskan bumi?
Pernahkah kita merenung bahwa
mereka ada di samping kita?
Muliakan Ramadhan dengan kebaikan!!!
Allah SWT berfirman :
مَّثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ وَاللّهُ يُضَاعِفُ لِمَن يَشَاء وَاللّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
"Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan bartanya dijalan Allah sama dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. Pada tiap-tiap bulir, ada seratus biji. Allah melipatgandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (Al Baqarah : 261)
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ. وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى معْسِرٍ يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ. وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللهُ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ. وَاللهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيْهِ
“Siapa yang melepaskan seorang mukmin dari satu bencana/kesulitan dunia niscaya Allah akan melepaskannya dari satu bencana di hari kiamat. Siapa yang memberi kemudahan bagi orang yang sedang kesulitan niscaya Allah akan memberikan kemudahan baginya di dunia dan di akhirat. Siapa yang menutup kejelekan/cacat seorang muslim, Allah pun akan menutup cacatnya di dunia dan di akhirat. Dan Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya.” (HR. Muslim no. 6793).
Sumber: Menggugah Nurani Menebar Peduli